Asaalamu'alaikum Wr. Wb
hai sobat pembaca bagaimana kabarnya? pasti sehat kan, nah langsung saja nih saya akan membahas tentang tradisi yang ada di lingkungan pondok dekat rumah aku, langsung saja kita bahas...
Didalam Toriqoh Qodriyah Wa Naqsabandiyah ada acara yang paling penting bahkan dapat di katakan puncak acara utama. Sebagai acara kubro yang dilaksanakan sebagai acara tahunan. Di mana di dalam acara tersebut dilaksanakan pembacaan manaqib Syech Abdul Qodir AL-Jailani secara brsama-sama (yaitu cerita klasik mengenai kehidupan dan keajaiban prilaku sang waliyulloh). Dan di lanjutkan dengan acara dzikir bersama-sama, terutama amaliyah pembacaan Istigosah.
Adapun puncak acara tersebut rutin dilaksanakan pada tiap-tiap tanggal 11. Dimana sebagai tujuan utama adalah peringatan mengenang wafatnya Syech Abdul Qodir AL-Jailani yang wafat pada tanggal 11 Rabi'ul Tsani maka pada tanggal tersebutlah merupakan puncak perayaan.
Akan tetapi masih ada perayaan pada tanggal 11 yang dilaksanakan pada tiap bulan lain. Pada momentum ini para jama'ah Toriqoh Qodriyah Wa Naqsabandiyah dari penjuru berbagai daerah untuk bersilaturrahmi kepada sang mursyid sebagai perwujudan Wasilatul Mubarokah. Dengan Demikian tradisi terus dilakukan secara turun-temurun dari masa ke masa, sehingga di kenal sampai sekarang sebagai Tradisi Sawelasan di dalam Jam'iyah Toriqoh Qodriyah Wa Naqsabandiyah
Tradisi sawelasan yang biasanya dilakukan pada tanggal 11 Robi'ul Tsani ini sangat ramai di kunjungi para jama'ah yang berasal dari kota Jombang maupun yang berasal dari kota-kota di sekitar Jombang bahkan hingga luar jawa timur. Pada saat di laksanakan tradisi sawelasan ini banyak para pedagang yang berjajar dari ujung jalan hingga ketepihan jalan.
bagi para santri Pondok Pesantren Darul 'Ulum jombang tradisi sawelasan menjadi moment untuk menerapkan ilmu yang telah di dapat selama mondok di pondok pesantren. Beberapa amaliyah yang dapat di terapkan dalam Tradisi sawelasan yaitu di antaranya: pembacaan manaqib Syech Abdul Qodir AL-Jailani, Istighosah, dan tahlil. Selain itu para santri juga di kenalkan terhadap Toriqoh Qodriyah Wa Naqsabandiyah sehingga santri tersebut akan baik akhlaqnya di dalam Hablumminallah dan Hablumminannas (Hubungan antara manusia dengan sang pencipta serta hubungan manusia dengan manusia).
mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan tentang Tradisi sawelasan, mungkin apabila ada salah kata atau kata yang kurang berkenan di hati pembaca mohon di maklumi.
Wassalamualaikum Wr. Wb

10 komentar:
Ok
Alhamdulillah wawasan say bertambah
Artikelnya sudah cukup bagus , lebih bagus lagi kalau ada gambar tokohnya ya biar kita juga paham dengan tokoh tokoh yang kamu paparkan ๐๐
Good job kawan tingkatkan lagi ya ๐ช
Good job terimakasih sudah menambah wawasan saya
Josss
Pestanya anak santri buat milih dan beli makanan sepuasnya :v
Acara yg sangat dibtungg" sawelasan๐
menjadi santri itu menyenangkan memang
Semoga berkah sampai kapanpun
Posting Komentar